Jumat, 11 Maret 2011

 Definisi Mesin Bubut

         Mesin Bubut adalah suatu  mesin perkakas yang digunakan untuk memotong benda yang diputar.Bubut sendiri merupakan suatu proses pemakanan benda kerja yang sayatannya dilakukan dengan cara memutar benda kerja kemudian dikenakan pada pahat yang digerakkan secara transisi sejajar dengan sumbu putar dari benda kerja. Gerakan putar dari benda kerja disebut gerak potong relatif dan gerakkan translasi dari pahat disebut gerak umpan.

Prinsip kerja mesin bubut

         Poros spindel akan memutar benda kerja melalui piringan pembawa sehingga memutar roda gigi pada poros spindel. Melalui roda gigi penghubung, putaran akan disampaikan ke roda gigi poros ulir. Oleh klem berulir, putaran poros ulir tersebut diubah menjadi gerak translasi pada eretan yang membawa pahat. Akibatnya pada benda kerja akan terjadi sayatan yang berbentuk ulir.

Cara Membubut

1. Membubut muka
    Membubut permukaan hendaklah diperhatikan beberapa hal berikut ini :

      a. jangan terlalu panjang keluar benda kerja terikat pada cekam
      b. pahat harus setinggi senter
  

      c. gerakan pahat maju mulai dari sumbu benda kerja dengan putaran benda kerja searah jarum jam atau gerakan pahat maju menuju sumbu benda kerja dengan putaran benda kerja berlawanan arah jarum jam (putaran mesin harus berlawanan dengan arah mata sayat alat potong).

 
2. Membubut lurus

    Pekerjaan membubut lurus untuk jenis pekerjaan yang panjangnya relatif pendek, dapat dilakukan dengan pencekaman langsung.

Untuk pekerjaan membubut lurus yang dituntut hasil kesepusatan yang presisi, maka pembubutannya harus dilakukan diantara dua senter.
Sedangkan pekerjaan membubut lurus untuk benda yang panjang dan berdiameter kecil maka harus diperhatikan beberapa hal berikut ini :
        a. benda kerja didukung dengan dua buah senter
        b. gunakan penyangga, plat pembawa dan pembawa bila benda kerjanya panjang.
        c. pahat harus setinggi senter
        d. pilih besarnya kecepatan putaran menggunakan rumus atau menggunakan tabel
        e. setel posisi pahat menyentuh benda kerja dan set dial ukur pada eretan melintang menunjuk posisi 0
        f. setel posisi pahat pada batas ujung maksimum awal langkah pada dial eretan memanjang posisi 0
        g. pengukuran sebaiknya menggunakan alat ukur mesin itu sendiri
        h. gunakan pahat yang mempunyai sudut potong yang tepat
        i. jalankan mesin dan perhatikan besarnya pemakanan serta hasil penyayatannya.

3. Membubut tirus (konis)
    Membubut tirus serupa dengan membubut lurus hanya bedanya gerakan pahat disetel mengikuti sudut tirus yang dikehendaki pada eretan atas, atau penggeseran kepala lepas atau dengan alat Bantu taper attachment (perlengakapan tirus). Jenis pahatnyapun serupa yang digunakan dalam membubut lurus.
Pembubutan tirus dapat dilkukan dengan beberapa cara diantaranya:
         a. Dengan penggeseran eretan atas
            Pembubutan tirus dengan penggeseran eretan atas, dapat dilakukan dengan mengatur/menggeser eretan atas sesuai besaran derajat yang dikehendaki.




            Pembubutan tirus dengan cara ini hanya terbatas pada panjang titik tertentu (relatif pendek), sebab tergantung pada besar kecilnya eretan atas yang dapat digeserkan. Kelebihan pembubutan tirus dengan cara ini dapat melakukan pembuatan tirus dalam dan luar, juga bentuk-bentuk tirus yang besar, sedangkan kekurangannya adalah tidak dapat dikerjakan secara otomatis, jadi selalu dilakukan dengan tangan.


         b. Dengan Pengeseran Kepala Lepas
             Pembubutan tirus dengan penggeseran eretan atas hanya dapat dilakukan untuk pembubutan bagian tirus luar saja dan kelebihannya dapat melakukan pembubutan tirus yang panjang dengan perbandingan ketirusan yang kecil (terbatas). Cara penyayatannya dapat dilakukan secara manual dengan tangan dan otomatis.



c. Dengan menggunakan perlengkapan tirus (Taper Attachment)
    Pembubutan dengan cara ini dapat diatur dengan memasang pelengkapan tirus yang dihubungkan dengan eretan lintang. Satu set perlengkapan tirus yang tersedia diantaranya:
• Busur skala (plat dasar)
• Alat pembawa
• Sepatu geser
• Baut pengikat (baut pengunci)
• Lengan pembawa











Tidak ada komentar:

Posting Komentar